Selasa, 31 Maret 2009

TUKAR NASIB?????

Sebuah acara baru muncul di salah satu stasiun TV qta. yang sekarang mulai diminati orang lantaran nilai "humanity"nya...tapi bener nggak sih...???

Tukar Nasib, sebuah acara reality show yang menunjukkan 3 hari perjalanan 2 keluarga yang benar2 berbeda secara ekonomi. antara si miskin dan si kaya... Mungkin secara sekilas bisa dibilang acara itu bagus, tapi coba kita sedikit menengok apa yang terjadi setelah proses pertukaran itu...

si kaya yang sudah terbiasa hidup berkecukupan mungkin akan mendapatkan nilai positif, dia bisa lebih memahami keadaan si miskin dan bisa berubah dermawan, mensyukuri nikmat Allah dsb. kenapa? yup...karena hanya 3 hari. itupun nggak full, dia menjalani hidup sebagai si miskin. setelah itu...semua hanya akan membekas mengajarkan kebijaksanaan dalam hidupnya. itupun kalau si kaya mampu menangkap semua makna dan isyarat kehidupan. tentunya dia akan menjadi orang yang lebih baik..

bagaimana dengan si miskin???

3 hari dia menjalani hidup sebagai orang kaya. kadang dia juga merasa jenuh, karena ternyata kebahagiaan tidak bisa diukur dengan kekayaan materi. namun 3 hari akan membekas meninggalkan kenangan bahwa menjadi orang kaya tetap ada enaknya dan itu tak lain juga tentang materi. lihat saja akhir dari program ini. pasti ada saja keluhan. 3 hari dijalani, setelah itu..bertahun tahun dia akan kembali sebagai si miskin. ibaratnya dia di Iming2 dengan kekayaan yang dipertunjukkan padanya. bisa jadi akhirnya dia ngresulo dengan keadaannya...

kadang bagi si kaya..3 hari di desa ibarat berlibur, untuk melepas penat tapi bagi si miskin...? 3 hari adalah gerbang baru yang tak jarang merubah tatanan hatinya..

kasihan kan adik kecil yang tak mau di ajak pulang ke kampung???
kasihan juga kan waktu si kecil tertawa riang pas hari ke 2 dan hari ke 3 dia menangis...???

Moga saja setiap orang yang ikut acara itu adalah orang2 yang bijak. amiin...

Senin, 23 Maret 2009

bantu aku menjadi diriku yang dulu

Hari ini, 7 bulan lebih terlewati dari “saat itu” . Masih sedikit kurasa getar sunyi yang mengobrak-abrik ruangan kecil hatiku.

Setelah semua kata2ku yang membuat niat ini terkaburkan….tiba2 sebuah cerita kembali mencuat “Mencintai Istri tanpa Syarat” sebuah kisah yang menohokku habis2an.

Tapi….semalam tiba2 aku membuka horizon yang sempat kau tutupi…. Apakah aku menemukan jawaban????

Aku sakit…………

Terkapar tanpa daya, lemah di mata mereka.

Tapi aku melarikan dari dari setiap macam tatapan.

Dan akhirnya,

Yang kudapat hanya sepi belaka.

Ada nyeri kurasa tatkala mata2 itu menatap kasihan,

Ada geram menggarami hatiku, menyuruh tuk berteriak ….

“I’M FINE…………………”

Tapi lidahku tercekat, di antara mata2 yang menatapku di balik kamar….

Aku benci jadi lemah…………..

Aku benci terlihat oleh mereka…………

Aku benci dengan aku yang sekarang…..

Dan ………..

Sebuah memori melintas dalam benakku

Memancing sisa air mata

--- aku terkapar…. Terseok berjalan di antara gang….. ---

--- ia datang dengan segala keegoisannya…. ---

--- menyeretku ke rumah sakit, tanpa siapapun…. ---

--- rahasiaku dibawa olehnya, sakitku dijaga dari kata ---

--- tak seorangpun menatapku dengan tatapan kasihan ---

--- karena semua hanya antara kami---

Apakah itu yang membuatku kuat????

--- keputusasaan pecah…menyeretku dalam pertengkaran---

---dalam patahnya harapan, aku dituntut tuk selalu ada---

---sebuah perjanjian yang kuikrar……---

--- bahwa aku akan selalu menjaganya---

--- dihadapan mata nya ataupun tidak---

Itukah yang membuatku bertahan????

Dan kini………….

Kenapa denganmu aku merasa lemah????

Apakah aku menyalahkan kehadiranmu???

Jika seseorang selalu berdoa untuk agar keinginanya dikabulkan

Lalu dia mendapatkan keinginannya…

Tapi…

Tiba2 ia merasa tak layak mendapatkannya….

Apakah itu artinya ia tak bersyukur????

Ataukah hadiah itu bukanlah yang terbaik baginya????

Bantu aku menjadi diriku yang dulu………………..

1212

Ingat!!!

Jangan Suka Marah2!!

Ga Baik Untuk Diri Sendiri N Orang Lain!!

Pesen A Yang Terakhir.

Pertimbangkan Masak Masak Sebelum Menganbil Keputusan!! Jangan Mengutamakan EGO!!

Af1 Klo A Banyak Ngomong n Menyinggung!!!

A Emang Orang Lain Dlm Kehidupan Ant.

Tapi Sebagai Sahabat Tidak Ada Salahnyakan Mengingatkan.

Klo Mau Sih Klo Tidak Ya Terserah Yang Menentukan Masa Depan Anti Adalah Anti Sendiri Bukan Orang Lain.

OK...

Selamat BerKreasi Dengan Jiwa Yang Baru.

"Masihkah Syawal Tahun Ini Sama Dengan Syawal2 Sebelumnya"

Ml_g*15:06_08-10-08

29118

a baru baca pesan itu kemarin waktu buka CD ke1.

G tahu, tiba2 a merasa jahat banget selama ini. sukanya mara….aah terus.

Diajak nomong baik2, selalu saja berulah. Padahal selama ini a dah sangat ngrepotin, malah nambah ngrepotin dengan sifat marah2 a.

Habis…walaupun nggak marah, bawaannya pasti kelihatan marah.

Kalaupun diajak serius, nggak enak juga kalo nggak bikin ulah dulu.

He…Ya Allah, jahat banget a.

G tahu! Sejak kuliah kok jadinya kaya gini. G tahu juga kenapa setiap ngomong ma dia, pinginnya marah2 trus. Mungkin karn a ga bisa nglimpahin ke orang lain. He…

Akhirnya…jadi makhluk paling jahat n dicap pemarah.

A juga geli waktu dia bilang jika ngomong ma fulanah a g boleh emosi bla…bla..bla… ternyata sudah sebegitu parahnya ya…

A jadi bingung.

Ternyata..

Dalam masalah kaya gitu, a g akan bisa ngomong banyak. untung aja a g nangis waktu bicara ma fulanah

Apa a berkepribadian ganda ya….???

Satu sisi marah2, disisi lain, malah nangis……

Jadi kangen ma seseorang…dan fulanah ngingatin a ma orang itu. Gadis yang sakit, sekarat di luar kota tanpa ada yang tahu. Selalu cerita ma a, walaupun kami…..

Waktu fulanah ngomong ttgnya, a sempat merasa asing, asing ma fulanah. A menyangka dia akan seperti gadis itu. A kira fulanah akan lebih ngerti, tapi….a salah. Dia bukan gadis itu…

Ternyata…a benar2 jahat.

Jika gadis itu a ajak keMalang, mungkin a g bakal kehilangan dia.

Dulupun a bisa melacaknya sampai munyer2 njlimet. Dan tahu2 dia di Jakarta, ikut supir praoto, karena nggak bisa makan, dan sudah berkali2 muntah darah…setelah ketemu…keadaan memisahkan kami dan a g bisa lagi melacaknya………….

Ngapain a cerita ini ya???

Mungkin karena a kemarin salah mengharap.

N sekarang, bukane membuat keadaan lebih baik, tapi malah membuat 2 orang sahabat …..

1 syawal kemarin,

semuanya berbeda,

a g menemukan diri a.

a kehilangan seseorang

khataman juga berkurang

rasanya serba merosot.

G tahu kenapa……

Jika a bisa kaya dulu….

Huff…

Kenapa a nulis titik2 ya…???

Cz a g tahu apa yang mau a tulis……..g tahu…g tempe

Repot makan.pikiran a kosong…

Marah…marah…thok.

Kapan bisa berhenti ya…

Mending a ketemu ma gadis itu, so nggak bakal marah, tapi senyum….trus…dan selalu bisa kuat.

Jika saja….a bertemu dia…a g akan melepasnya…

A ingin mengajaknya bareng2 ma a..

Tapi…g boleh kaleee!!!!

Ya udah lah..biarin aja. Kalau g disini, moga kelak disana bisa bertemu.

Amiin…………

Amiin…………

Stress dibawa langit yang g berbintang itu menyedihkan….

Stress g da kartun itu menyusahkan…..

Tapi itu akan membuat a makin dekat ma Dia….

Cz g da pelarian lainnya..

Aduh..heng!!!

Kepada Keterasingan

Kepada, sebuah keterasingan…

Saat ini aku memang terasing, tak hanya di mata mereka

Namun juga di matamu…

Keterasingan yang tak sempat ku jatahkan dalam sisa waktu perjalanan

Yang tak pernah ku imajinasikan dalam mimpi malam.

Sebuah bentuk pemecatan atas eksistensiku dalam slide hidupmu,

Yang sempat kurenda dengan angan dan harapan.

Tapi kini yang ada hanya keterasingan dari jiwaku yang lara

Dalam duka, kau papah langkah menuju nuraniku yang iba

Dalam resah, kau ayun kaki susuri rimba kebimbangan.dan ku sambut

Walau dengan kecemasan – apakah ini dibenarkan?

Kau ku turut meski lara menusuk, hingga tanyapun tiba – apakah ini sebuah pengorbanan – atau refleksi dari kebodohan?

Dan kini…, kembali kudapati…hanyalah keterasingan diri

Ku coba lupakan semua, tapi tak urung hati menuntut jua

“ jika dulu aku ada, kenapa sekarang kau tak tiba?”

telah ku gemborkan bahwa semua terbungkus ikhlas jiwa,

tapi tak ayal, hatipun bertanya, inikah dirimu yang sebenarnya?

Lagi…dan lagi

Kudapati diri kian terasing,

Tak hanya di mata mereka , kinipun di mata dunia

Lalu haruskah aku kembali terbuang?

Mlg, 04042008

To. Someone who used to accompany me in the storm, and fly away by the wind. Lost by the time but still, disturbing me in her troubles. Is it forfeiture or just a stupidity?

hati2ku

Menjaga hati itu sangat sulit, karena melibatkan hati2 yang lain...jika segumpal darah ini kotor, maka kotorlah semuanya....

sungguh, aku tak ingin mengalami semua ini, tapi terkadang langkah yang bergetar tak lagi berkawan dengan pikir.

Jika bisa ku ulur setiap detik waktu yang telah bersulur...lantaran bentang masa yang kian menjamah...aku ingin kembali memintal semuanya.....

Allah..apakah diri rapuh????
jika ada keinginan menjaga izzah ini namun ternyata bibir terkunci????

Jika kelemahan ku adalah dosa, maka ampunilah aku, sungguh ini semua tak ku sengaja
Tapi jika ini adalah yang terbaik..maka kuatkan hambamu....
apa yang berlaku hanya secuil duri....

jagalah hati-hati kami, karena hatiku telah terkotori........

Ya Illahi...
aku tak ingin ada yang mencuriMu...
aku tak ingin ada yang menyandra cinta orang tuaku....
aku tak ingin ada yang merenggut cinta sahabat2ku....

maka hentikan kekotoran yang makin menjarah....
membabat mata batin yang kian terluka.........

poemQ

It is

It is a time,

Chases and creeps without any rhyme,

When everything in the world turns in a mime,

And the eyes see all of the previous crimes.

It is a heart,

Has no beat and part,

No more hunch and mind art,

And all breaths are blocked so smart.

It is just a space under the ground,

The soul left makes him down,

In the dark and loneliness with no sound,

While rotten body rejected by the town.

It is the sky,

With a door he must pass by,

And the tears drop from the cry,

But the world closes a moment to try.

the calling

When the dew evaporates

The joy follows to disappear.

In my worships, the reason that I never understand redolent me of Your Sake

If all I do because my fear of the hell

Burn me there,

And so far I worship You just my will of the heaven

Exclude me away, don’t touch me anymore

But………on the behave of Your Love

I knee, and pray for all I wish

This world is not mine

But it seems burn me with its fire

The stars’ deems doesn’t arrive at all

On the behave of Your Mercy

The night calling me to the dark of my side

A part that no enter, but one

When the tears can’t flow anymore

And freeze within.

Snowball and hit everything it’s passing

When the twilight doesn’t give a shine

And the moon is hidden by the clouds

Pouring me with Your everlasting beauty

And take a hand to hug me

Love in this world also dissolve from my life

No more has the feel and size.

My poems

Perjalanan Lesu

Di antara gelap dedaunan,

Aku menyusur perlahan dalam remang.

Satu persatu, kucipta jejak di tanah yang masih basah

Dan embunpun masih enggan turun dari pucuk-pucuk rumput yang mengaltari bumi.

Saksikan Tuhan….

Dalam remang, hamba sendirian tersuruk ke arahMu

Berlomba dengan cahaya surya yang mengintip malu

Dibalik pucuk-pucuk gunung lesu

Keindahan cinta yang kehilangan gema

Seakan menggoyang jiwa yang merindu,

Tuk kembali temukan surgaMu di dunia

Illahi….

Lihatlah…

Nafas imanku tersengal,

Dimana kerindangan ukhuwah yang memberiku asupan udara taqwa?

Gelisah ini membungkusku

Keengganan seakan merongrong niatan diri

Tapi saksikanlah…aku masih melangkah, walau dalam lesu

Mlg,291108

04.53